Penyebab Masalah Kejiwaan

by - 1:57 AM

Gambar diambil dari https://medicalxpress.com/news/2015-07-brain-chemicals.html
Penyebab Masalah Kejiwaan
oleh Vindy Ariella, S.Ked

Masalah kejiwaan memiliki banyak faktor penyebab. Setiap orang memiliki kombinasi faktor yang rumit sampai akhirnya muncul gejala masalah kejiwaan. Beberapa faktornya antara lain kondisi biologis (genetik, ketidakseimbangan zat kimia di otak), psikologis, dan sosial-budaya.

Sebagai contoh, kondisi berikut ini dapat menjadi faktor yang membuat seseorang mengalami penurunan kesehatan jiwa:

1.      Trauma, pelecehan, atau pengabaian
2.      Rasa kesepian dan isolasi sosial
3.      Mengalami diskriminasi dan stigma
4.      Kemiskinan, terlibat hutang
5.      Berduka karena kehilangan seseorang yang hubungannya dekat
6.      Stress berkepanjangan yang berat
7.      Sakit fisik berat atau berkepanjangan
8.      Pengangguran atau kehilangan pekerjaan
9.      Tidak memiliki tempat tinggal atau tempat tinggal yang tidak memadai
10.  Merawat seseorang dalam jangka waktu lama
11.  Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan
12.  Bullying
13.  Pola asuh yang buruk
14.  Tuntutan budaya atau adat tertentu

Walaupun faktor gaya hidup seperti asupan makanan, obat, dan kurang istirahat dapat berdampak pada kondisi kesehatan jiwa, jika anda mengalami masalah kejiwaan biasanya ada faktor lainnya juga.

Apakah masalah kejiwaan dapat menurun dalam keluarga?

Para peneliti mengatakan bahwa masalah kejiwaan kemungkinan dapat menurun dalam keluarga. Sebagai contoh, jika anda memiliki orang tua dengan skziofrenia, maka anda memiliki kerentanan untuk mengalami skizofrenia juga. Namun belum jelas apakah ini karena faktor genetik, lingkungan hidup semasa tumbuh, pola pikir, mekanisme menyelesaikan masalah dan perilaku yang diadaptasi dari orang tua. Perlu diingat bahwa yang dimaksud diturunkan disini adalah kerentanan mengalami gangguan jiwanya, bukan pasti akan mengalami gangguan yang sama.

Walaupun perkembangan beberapa jenis masalah kejiwaan dapat dipengaruhi gen, peneliti belum menemukan gen spesifik yang berperan pasti dalam menurunkan masalah kejiwaan dalam keluarga. Dan banyak pula penyintas gangguan kejiwaan yang tidak memilik keluarga atau saudara yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Apakah zat kimia di otak menjadi salah satu faktornya?

Otak manusia sangatlah kompleks dan rumit. Beberapa peneliti mengatakan bahwa kondisi masalah kejiwaan berkaitan dengan zat kimia di otak (seperti dopamin dan serotonin), tapi belum ada yang bisa memahami mengapa dan bagaimananya secara pasti. Walaupun begitu, kemungkinan zat kimia otak menjadi salah satu penyebabnya bisa benar karena mempertimbangkan bahwa psikiater menggunakan obat-obatan yang memperbaiki atau menyeimbangkan zat kimia otak dan hasilnya dapat membantu meringankan gejala masalah kejiwaan, walaupun perlu diketahui bahwa setiap orang memiliki reaksi yang berbeda terhadap obat yang digunakan.

Dari semua penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa penyebab masalah kejiwaan sangat multifaktor dan masih dalam penelitian lebih lanjut. Kita tidak bisa menyalahkan salah satu faktor saja, misalnya buruknya pola asuh, sebagai penyebab masalah kejiwaan yang kita alami.

Lebih penting lagi, sebaiknya fokus pada terapi untuk mengatasi masalah kejiwaan yang dialami dibandingkan berputar-putar mencari penyebabnya.

Buat yang sedang merasakan masalah kejiwaan diluar sana, semangat ya. Kalian tidak sendiri dan harapan itu ada. Dengan terapi tepat masalah kejiwaan bisa diatasi dan penyintasnya dapat hidup dengan optimal.

Sumber :




You May Also Like

0 comments